Tampilkan postingan dengan label Test. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Test. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Oktober 2009

Anatomi Serangan terhadap WLAN | WiFi

Seorang penyusup bisa menyusup ke dalam sistem menggunakan beberapa program gratisan bisa dengan mudahnya diperoleh di internet. Ia bahkan bisa menaklukkan sebuah jaringan nirkabel hanya dalam beberapa urutan langkah. Dalam serangannya, ia bisa melakukan pemindahan massal terhadap seluruh perangkat jaringan yang diincarnya.

Berikut adalah beberapa hal yang biasa dilakukan oleh Attacker untuk menaklukkan sebuah jaringan tanpa kabel (Wifi) :

1. Melacak sinyal dari jarak jauh menggunakan kartu jaringan wireless
menggunakan antenna tambahan di luar ruangan.

2. Menjadi anonymous tak dikenal menggunakan firewall bawaan dari
produk Microsoft atau peranti lain seperti ZoneAlarm dari Zone Lab
untuk melindungi komputernya dari alat pemindai balik IDS (Intrusion
Detection System).

3. Mendapatkan IP Address, target access point, dan server DHCP
(Dynamic Host Configuration Protocol) menggunakan aplikasi seperti
NetStumbler atau program wireless client lainnya.

4. Mengeksploitasi kelemahan � kelamahan jaringan wireless dengan
cara yang tidak jauh beda dengan yang dilakukan oleh penyusup
jaringan pada umumnya. Biasanya Attacker mengincar dengan
kesalahan-kesalahan umum, misalnya : default IP, default password,
dll

5. Dengan bantuan alat protocol analyzer, penyusup melakukan sniff
gelombang udara, mengambil contoh data yang ada di dalamnya, dan
mencari MAC Address dan IP Address yang valid yang bisa dihubungi.

6. Mencuri data penting dari lalu lintas broadcast untuk memetakan
jaringan target.

7. Menggunakan peranti seperti Ethereal untuk membuka data yang
didapat dari protokol-protokol transparan seperti Telnet, POP (Post
Office Protocol), atau HTTP (HyperText Transfer Protocol) untuk
mencari data otentikasi seperti username dan password.

8. Menggunakan program lain, seperti SMAC, untuk melakukan spoofing
MAC Address dan menangkap lebih banyak paket data dalam
jaringan.

9. Melakukan koneksi ke WLAN target.

10. Memeriksa apakah ia telah mendapatkan IP Address atau tidak. Hal
ini dilakukan penyusup secara pasif sehingga sangat sulit dideteksi.

11. Menggunakan alat pemindai kelemahan system dan jaringan untuk
menemukan kelemahan pada komputer-komputer pengguna, access
point, atau perangkat lainnya.

12. Melakukan eksplorasi jaringan untuk memetakan dan
memperpanjang akes ke jaringan Wireless berikutnya.

Kumpulblogger.com

"Mengembalikan Folder Yang Hilang Karena Virus"

Komputer teman saya kemarin terinfeksi virus dari FlashDisk miliknya, setelah di scan menggunakan antivirus, virus itu berhasil dibersihkan, tetapi ketika komputer di restart ada beberapa folder di komputer yang hilang. Begitu juga dengan Flashdisk yang terkena virus, setelah di scan menggunakan antivirus, Flashdisk tersebut berhasil dibersihkan dari virus. Tetapi ketika Flasdisk tersebut coba dibuka di komputer ternyata banyak folder yang hilang, beberapa cara coba dilakukan untuk mencari Folder tersebut. Sudah coba dicari pada Properties, Folder Options, View, Show Hidden Files and Folders tetap saja tidak bisa memunculkan file dan folder yang hilang tersebut.

Dari dua persoalan tersebut dapat disimpulkan bahwa komputer tempat kita bekerja terserang virus yang berekstensikan .scr. Cara kerja virus ini sangat sederhana yaitu merubah setiap folder yang ada di komputer atau flashdisk menjadi file applikasi dengan kapasitas yang digandakan menjadi 32 Kb (tertulis disaat kita membuka). dan ketika coba di bersihkan menggunakan antivirus dari salah satu vendor, virus tersebut bisa di hilangkan tetapi effect yang ditimbulkan dari scanning tadi adalah folder-folder yang terserang virus ini menjadi hilang.

Sebenarnya folder tersebut tidak hilang namun disembunyikan saja. Dan folder yang hilang tersebut dapat kita kembalikan dengan menggukan perintah attrib pada command prompt. Cara sangat sederhana sekali namun sebelum mengupas bagaimana mengembalikan Folder yang hilang tersebut akan kita kupas sedikit tentang attribute ini.

Untuk melihat Properties attribute dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

1. Melalui Windows Prompt

Caranya adalah klik kanan pada Folder dimana folder tersebut di simpan (drive C,D dll)



2.Melalui Command Prompt

Command attribute bekerja pada DOS command prompt, memiliki beberapa fungsi salah satunya adalah untuk menset attribute dari suatu file apakah file tersebut akan diberi attribute :
- read-only file attribute
- Archive file attribute
- System File Attibut
- Hidden File Attribut

Untuk mengembalikan Folder yang hilang tersebut menggunakan cara yang kedua yaitu melalui command prompt.

Adapun tahapannya adalah sebagai berikut :

1.Klik Start

2.Klik Run, maka akan muncul jendela seperti di bawah ini dan ketikkan kata cmd



3. Maka akan muncul tampilan seperti ini



4. Nah inilah bagian yang terpenting dari pembahasan kita kali ini, pada command prompt ini kita ketikkan attrib /? Untuk mengetahui beberapa perintah pada properties attribute melalui command prompt.



5. Selanjutnya pada pompt tersebut akan muncul sederatan kalimat yang menjelaskan
tentang attribute seperti :
- tanda (+) untuk sets an attribute
- tanda (– ) untuk Clears an attribute
- huruf R untuk read-only file attributes
- huruf A untuk Archive file attribute
- huruf S untuk System file attribute
- huruf H untuk Hidden file attribute
- /S untuk proses penyamaan file di dalam folder sebelumnya dan semua subfolder
yang ada di komputer
- /D untuk proses yang akan dilakukan terhadap folder itu sendiri

6. Kembali kepada Folder yang hilang tersebut maka perintah yang kita ketikkan pada
command prompt ini adalah : (ketikkan perintah ini pada Drive C:\> atau D:\> atau dimana ada Folder yang hilang).

6. Kembali kepada Folder yang hilang tersebut maka perintah yang kita ketikkan pada
command prompt ini adalah : (ketikkan perintah ini pada Drive C:\> atau D:\> atau dimana ada Folder yang hilang).

attrib –s –h *.* /S /D

7. Selanjutnya refresh komputer atau semua drive yang ada di komputer kita, maka hasilnya adalah folder yang hilang tersebut muncul kembali.

Sekian dulu Artikel ini, Silahkan berikan komentar anda.

[Expand Topik]...

[Collapse Topik]...


Kumpulblogger.com

"मेंगेम्ब्लिकन फोल्डर यांग हिलंग करना

Komputer teman saya kemarin terinfeksi virus dari FlashDisk miliknya, setelah di scan menggunakan antivirus, virus itu berhasil dibersihkan, tetapi ketika komputer di restart ada beberapa folder di komputer yang hilang. Begitu juga dengan Flashdisk yang terkena virus, setelah di scan menggunakan antivirus, Flashdisk tersebut berhasil dibersihkan dari virus. Tetapi ketika Flasdisk tersebut coba dibuka di komputer ternyata banyak folder yang hilang, beberapa cara coba dilakukan untuk mencari Folder tersebut. Sudah coba dicari pada Properties, Folder Options, View, Show Hidden Files and Folders tetap saja tidak bisa memunculkan file dan folder yang hilang tersebut.

Dari dua persoalan tersebut dapat disimpulkan bahwa komputer tempat kita bekerja terserang virus yang berekstensikan .scr. Cara kerja virus ini sangat sederhana yaitu merubah setiap folder yang ada di komputer atau flashdisk menjadi file applikasi dengan kapasitas yang digandakan menjadi 32 Kb (tertulis disaat kita membuka). dan ketika coba di bersihkan menggunakan antivirus dari salah satu vendor, virus tersebut bisa di hilangkan tetapi effect yang ditimbulkan dari scanning tadi adalah folder-folder yang terserang virus ini menjadi hilang.

Sebenarnya folder tersebut tidak hilang namun disembunyikan saja. Dan folder yang hilang tersebut dapat kita kembalikan dengan menggukan perintah attrib pada command prompt. Cara sangat sederhana sekali namun sebelum mengupas bagaimana mengembalikan Folder yang hilang tersebut akan kita kupas sedikit tentang attribute ini.

Untuk melihat Properties attribute dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

1. Melalui Windows Prompt

Caranya adalah klik kanan pada Folder dimana folder tersebut di simpan (drive C,D dll)



2.Melalui Command Prompt

Command attribute bekerja pada DOS command prompt, memiliki beberapa fungsi salah satunya adalah untuk menset attribute dari suatu file apakah file tersebut akan diberi attribute :
- read-only file attribute
- Archive file attribute
- System File Attibut
- Hidden File Attribut

Untuk mengembalikan Folder yang hilang tersebut menggunakan cara yang kedua yaitu melalui command prompt.

Adapun tahapannya adalah sebagai berikut :

1.Klik Start

2.Klik Run, maka akan muncul jendela seperti di bawah ini dan ketikkan kata cmd



3. Maka akan muncul tampilan seperti ini



4. Nah inilah bagian yang terpenting dari pembahasan kita kali ini, pada command prompt ini kita ketikkan attrib /? Untuk mengetahui beberapa perintah pada properties attribute melalui command prompt.



5. Selanjutnya pada pompt tersebut akan muncul sederatan kalimat yang menjelaskan
tentang attribute seperti :
- tanda (+) untuk sets an attribute
- tanda (– ) untuk Clears an attribute
- huruf R untuk read-only file attributes
- huruf A untuk Archive file attribute
- huruf S untuk System file attribute
- huruf H untuk Hidden file attribute
- /S untuk proses penyamaan file di dalam folder sebelumnya dan semua subfolder
yang ada di komputer
- /D untuk proses yang akan dilakukan terhadap folder itu sendiri

6. Kembali kepada Folder yang hilang tersebut maka perintah yang kita ketikkan pada
command prompt ini adalah : (ketikkan perintah ini pada Drive C:\> atau D:\> atau dimana ada Folder yang hilang).

6. Kembali kepada Folder yang hilang tersebut maka perintah yang kita ketikkan pada
command prompt ini adalah : (ketikkan perintah ini pada Drive C:\> atau D:\> atau dimana ada Folder yang hilang).

attrib –s –h *.* /S /D

7. Selanjutnya refresh komputer atau semua drive yang ada di komputer kita, maka hasilnya adalah folder yang hilang tersebut muncul kembali.

Sekian dulu Artikel ini, Silahkan berikan komentar anda.

[Expand Topik]...

[Collapse Topik]...


Kumpulblogger.com

Ku gadaikAn Sk Ku

Bukan maksud tulisan ini menjiplak syair dari Almarhum Gombloh " Kugadaikan Cintaku ", dan menggantikannya menjadi " Kugadaikan SK-Ku". Dan tiada maksud pula untuk menyinggung harkat dan martabat para bapak dan ibu guru yang kerap " Menyekolahkan " SK nya pada bank pemerintah untuk menutup kebutuhan hidup. Namun semua ini adalah fakta yang terjadi di negeri yang konon katanya Gemah Ripah Loh Jinawi. Ibarat pepatah lain teori lain pula yang terjadi di lapangan. Tanpa perlu merasa malu untuk mengakuinya, kerap kita jumpai pada awal bulan " korps Umar Bakir " banyak yang antri di loket-loket bank untuk setor muka dan tentu saja setor fulus Apakah mereka terlalu boros dan ikut-ikutan budaya konsumtif ?? Atau memang pendapatan yang diperoleh tidak sebanding dengan harga-harga kebutuhan ?? Memang di satu sisi budaya konsumtif juga mulai banyak melanda kehidupan kaum pendidik di negeri ini, namun yang perlu juga di mengerti adalah hingga sekarang pemerintah memang belum mampu untuk memberikan imbalan yang lebih bagi mereka. Lalu pertanyaan yang muncul adalah " Kapankah Pemerintah mampu memberikan kesejahteraan penghasilan bagi para guru di negeri ini ?? ".

Andai saja pemerintah mau melihat kondisi kesejateraan guru di negeri seberang, mungkin produk yang di hasilkan bukan lagi sebatas kuantitas hasil pengajaran ( Quantity value ) melainkan sudah mengarah pada kualitas hasil ( quality value ). Di negeri yang sudah maju seperti USA, Inggris, Jerman, Belanda, Jepang, Korea, Malaysia dan Singapura kesejahteraan kaum pendidik lebih di utamakan. Sehingga tak salah kalau mutu yang dihasilkan sangat jauh berbeda dengan hasil pendidikan di negeri ini. Sebagai contoh, di Jepang kebutuhan hidup dan kesejahteraan guru benar-benar dijamin oleh pemerintah sehingga tidak ada lagi di luar jam dinas para pengajar mencari tambahan di luar.

Semua daya dan upaya serta konsentrasi benar-benar tercurah bagi peningkatan kualitas peserta didik. Tempat tinggal, sarana transportasi dan jaminan hari tua benar-benar diperoleh. Dan yang tak kalah hebatnya mereka masih sempat untuk berekreasi dengan keluarga. Bukan hanya itu mereka juga dituntut untuk gemar membaca agar mempunyai wawasan yang luas Bagaimana dengan potret pendidik di negeri ini ? Sudah menjadi rahasia umum kalau pak guru A kerap mangkal di stand ojek depan gang, kemudian ibu guru B membuka usaha Bank Rakyat Ideran alias Bank plecit - bahasa Jawa). Lalu pak guru C menyekolahkan SK-nya di Bank Cicilan Anda untuk membiayai sekolah anaknya di Universitas Gajah Mungkur Dari fenomena yang kita tangkap di atas maka tidaklah bijaksana untuk memberikan label bahwa para guru tidak mampu untuk mengatur keuangan. Meskipun di atur dan diolah sedemikian rupa dengan menggunakan hitungan kalkulator tercanggih sekalipun toh hasilnya akan sama saja. Karena memang demikian keadaanya.Pun jangan salahkan para guru bila tidak memiliki budaya dan minat baca. Boro-boro beli buku unutk menambah wawasan buat menutup kebutuhan hidup saja masih harus bernyanyi " Kugadaikan SK- Ku ".


PENULiS: R. J. Kadarisman

Kamis, 08 Oktober 2009

post pertama ney...


Assalamualaikum Wr.wb...